TENTANG PATAH HATI




Akhir-akhir ini banyak teman saya curhat tentang patah hatinya bersama sang mantan, termasuk gebetan 😑 (paling bangs*t sih ini). Curhatan mereka selalu sama, kenapa sih harus patah hati? Kenapa harus ada hati yang bikin jadi hati-hati untuk jatuh hati? Kenapa Andika kangen band dijuluki babang tamvan padahal gak tamvan? (Oke maap).


Saya mencoba memahami keadaan mereka, berusaha menjadi pendengar yang baik, mencoba merasakan apa yang mereka rasakan, yang sesungguhnya saya tidak perlu mencoba untuk merasakan, karena sebenarnya saya tahu betul rasanya sakit hati seperti apa, saya masih ingat patah hati yang saya rasakan, jadi beberapa bulan yang laluu....(weiii bos jangan curhat).


Oke, sorry. Jadi intinya orang yang sedang patah hati merasakan seolah dunia ini hancur, bahkan beberapa ada yang ingin mati untuk menghentikan rasa sakit yang diderita. Rapuh, merana, sengsara. Menangis sesenggukan, Tak tahu harus bagaimana, lebih sering diam dibalik selimut, menangis dibawah keran air (biasanya shower). Mengutuk diri sendiri. Patah hati bisa diakibatkan oleh banyak hal, bisa karena cinta bertepuk sebelah tangan, Diselingkuhi, putus karena tidak ada komitmen lagi, ditinggal nikah 😭, ditinggal tanpa ada penjelasan apapun (dua terakhir yang paling nyesek).

Wahai sobat ambyar ku, ditulisan ini saya tidak berharap kamu akan sembuh untuk patah yang kamu rasakan saat ini (kalopun iya, tolong hubungi saya). Saya hanya berharap setidaknya tulisan ini bisa melegakan hati kamu karena kamu tidak sendirian. Karena saya tahu Menyembuhkan patah hati tak seindah kata-kata bijak Mario tegang yg bombastis itu. Move on, jatuh cinta lagi, menjadi tidak mudah. Orang-orang bilang kalo ingin sembuh harus cepat mencari orang "pengganti". Gak juga, jangan buru-buru. Takutnya malah jadi pelampiasan. Lalu ada hati lagi yang dipatahkan (EMANG INI LINGKARAN SETAN).



Tapi, walaupun begitu. menurut saya patah itu nda papa, patah hati bikin kita belajar bagaimana mengontrol hati, me-manage perasaan dan sakit hati (patah hati sama sakit hati beda ya kawan-kawan, ssaya tidak mau jelaskan, udah gede, harus tau bedain). Jatuh cinta adalah sebab, patah hati adalah akibat. Patah hati dan jatuh hati itu ibarat  siang dan malam. Tidak mungkin hanya salah satu yg kita rasakan. Jatuh cinta itu pilihan, sedang patah hati itu resiko, sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari. (Ahh bisa aja gue puitis gini)



Orang yg patah hati itu cenderung denial, mengutuk diri, menyesali apa yang terjadi, lalu menghibur diri sendiri dengan quote2 bijak. Bisa keliatan dari apdetan story mereka yg (banyakkan) layar hitam terus bekson lagu trus ada quote2 galaunya.
Versi syariah nya biasanya mulai membagikan ceramah2 patah hati, jangan pacaran, dan banyak puisi2 agamis. Quote patabanya alias  andalan skali adalah:


"mungkin Tuhan mematahkan hatimu untuk menyelamatkan mu dari orang yang salah"


Wahahahaha, too much. Terlalu sering kuliat. It's okay. Gapapa kok. Patah hati itu ternyata memeberikan manfaat. Kita jadi lebih dekat dengan teman, keluarga, dan paling penting kepada Tuhan, sang pemilik cinta. Lucu emang, seperti kata mbak fiersa besari
"kelak kita akan berada di titik menertawakan rasa yang dulu sakit, atau menangisi rasa yang dulu indah"


Banyak orang menemukan obat patah hatinya masing-masing. Ada yang pergi berlibur, ada yang dengan makan sehari 16x sekali makan 2 penanak nasi, ada yang jadi lebih rajin ibadahnya. Berubah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih tangguh, lebih kuat dari kuat dari sebelumnya. Kamu, yang sedang membaca, harusnya juga seperti itu. Kembalilah tersenyum, kembalilah tertawa, kamu itu special, kamu itu berharga. Diluar sana pasti selalu ada orang yang menunggumu, menunggu kabarmu, menunggu kamu update story, menunggu disapa sama kamu. Percayalah. Sekarang bangunlah, kepalkan tangan, lalu teriakan (dalam hati) : SUATU SAAT SAYA AKAN MENJADI HEBAT, DAN MEMBUAT MU MENYESAL. nah sekarang duduk/baring lagi.



Again, saya tidak  akan membuat kamu yang akan/sedang/sudah patah hati menjadi tambah patah lagi. Nah sebagai orang yang pernah berada di jurang terdalam dari patah hati, saya akan kasih tips and trik menghadapi patah hati. Bai de wei, patah hati itu tidak melulu soal pacar, mantan, selingkuhan. Patah hati terhebat saya bukan karena patah hati putus cinta. Melainkan tentang tanggung jawab yang tidak tuntas dan keluarga yang dikecewakan. Rasa sakit yg berkali-kali lipat sakitnya daripada patah hati karena ditinggal nikah berkali-kali. 2017, kota Jogja, malam takbir idul fitri bikin saya hampir tidak bernafas, karena setiap kalimat takbir yg terdengar seperti sebuah tombak yg menusuk jauh kedalam hati yg paling empuk dagingnya. Sakit yang paling sakit (stop, jangan curhat bos).


Oke, markitmul.
Belakangan ini teman lagi banyak-banyaknya patah hati, seperti biasa, saya jadi "tempat sampah" (Ndapapa, saya senang) bahkan yg nitip buat bikin tulisan, nah jadilah sekarang ini.  Berikut adalah tips and trik melewati hari hari patah hati :



Hari pertama

Hari yang paling berat menurut ku sih. Banyak-banyaklah narik nafas dalem-dalem. Klo masih kurang tenang, ambil nafas lagi. Klo masih kurang, ambil nafas mantan (ciki dileher dia) wahahaha… becanda dong. Yang jelas usahakan tetep nafas ya…

Tumpahkan segala perasaan sedih. Mau nangis juga boleh. Namanya juga lagi sedih. Tidur, makan es krim, makan coklat. Tidur lagi. Leha-leha. Klo lagi gabut, coba kirim rekaman tangisanmu ke salah satu production house sinetron. Siapa tau ada sutradara yang terinspirasi bikin film berjudul Ratapan Anak King Kong.

Bersyukurlah klo masih dikaruniai hati. Cuma manusia normal yang bisa sedih dan ngerasain patah hati.

Yakinin hati sendiri. Ucapin terus: “saya bisa bertahan! Saya bisa ngelewatin masa-masa sulit ini!”. Ucapin berkali-kali. Sugesti diri kita sendiri. (Warning! Jgn dilakukan di mall ya, bukan apa2 jauh ceu, Mending di rumah. Irit ongkos)

===============================
Hari kedua

Bagi kisah sedih kita hanya ke orang yg bener2 deket dan bisa jaga rahasia. Ke nyokap misalnya. Klo punya kucing, ajak kucing buat diskusi soal patah hati. Kucing sudah lama dipercaya sebagai pihak yang paling bisa menjaga rahasia kita rapat-rapat.

Nonton film komedi yang banyak.

=================================
Seminggu kemudian

Jalan-jalan. Ngopi bareng temen. Mulai gaul lagi.

Tumpahin perasaan. Bisa lewat corat-coret tulisan, musik, lukisan, puisi, apa aja. (Bantuin saya ba urus kobong juga boleh kok. Dengan senang hati malah)
Olahraga yang banyak nguras energi. Nguras bak mandi juga boleh.

Jalan-jalan bareng temen. Misalnya jalan dari kamar ke dapur, bareng temen, terus masak bareng.

Semua barang yg ada hubungannya bareng dia, dibungkus rapat. Simpan di tempat tersembunyi. Hibahkan ke orang yang membutuhkan. Atau dijual. Lumayan hasilnya bisa buat beli mobil (lho?). Klo kebetulan pernah dapet hadiah mobil ferarri, nah, klo ini mah kasih ke saya aja.

Jangan menghubungi mantan. Tahan diri. Jangan nelpon, jangan chat atau ngirim email. Ngirim telegram atau surat via pos apalagi (bukan apa-apa, ribet ceu)

=============================

Dua minggu kemudian

Gaul bareng temen-temen.

Ubah penampilan. Gaya rambut kek. Dandanan lain kek. (Misalnya tiba-tiba pake kostum bebek ke kampus/tempat kerja)

Sekali lagi, Jangan hubungin mantan!

===========================
Tiga minggu kemudian

Ikut kegiatan yang menyita banyak waktu dan energi. Misalnya, ikut latihan lari marathon Ampana-Makassar, latihan nyanyi (dengan harapan pengajarnya putus asa melatih suara kita yang emang jelas-jelas hmmm,, tidak bagus alias ancor).

Jadi sukarelawan kegiatan sosial. Belajar berempati sama penderitaan orang lain. Supaya kita dapet perbandingan: “bahwa masih banyak orang yang lebih susah ketimbang kita.

Pokonya, Jangan hubungi mantan!

=============================
Empat minggu kemudian

Tetep menyibukkan diri dengan macem2 kegiatan. Klo kurang, tambahlah. Misalnya kursus pijet, kursus panjat pohon.

Jangan sekali-kali lari ke alkohol atau narkoba. Pertama, haram. Kedua, merusak kesehatan jiwa-raga. Ketiga, norak (baru patah hati aja udah segitunya)

Mulai coba memulai hubungan baru. Tp ga perlu buru-buru. Mulai hubungan ma kucing kek (sapa tau jd hobi melihara kucing)

Klo masih juga merasa Mengganjal ya boleh aja sharing sama orang yang bisa dipercaya (saya tentu saja, contohnya). Yang di-sharingin ya soal patah hati ntu. Jangan sharing soal ngana berak dicelana waktu masih bayi.

Jangan hubungi mantan!? Eh klo emang bener2 membutuhkan, boleh aja telepon mantan. Singkat saja. Tp tdk usah curhat soal perasaan patah hati. Tanya saja soal gimana caranya membuat Thai tea rasa es kepala milo misalnya. Atau tanya, “Kamu tau gak arak bumi-matahari?”.
=============================

Bulan ketiga sampe keenam

Mulai serius cari gebetan baru. Coba rasakan, kayaknya ada gairah baru. Dunia kelihatan berubah sekarang. Ternyata banyak cowo  menarik di dunia ini, saya contohnya (klo mau muntah, muntah aja, saya sudah duluan kok)

Klo perasaan patah hati terus berlanjut, hubungin psikolog. Ya nda apa-apa. itung-itung cari pengalaman baru. Buat beberapa org, patah hati itu susah dihapus. Butuh waktu lama untuk sembuh. Sabar. Tawakal.

===========================
Setahun kemudian

Syukuri klo kita bisa ngelewatin masa broken heart. Jadikan itu pengalaman yang berharga untuk melangkah ke hubungan yang selanjutnya, untuk siap patah lagi, dan menjadi baik lagi.



Turuga

Komentar

Postingan Populer