Berpasangan
Berpasangan itu sulit.
Karena kau harus menyatukan dua isi kepala yang berbeda dalam sebuah rumah yang sama. Rumah yang lalu diisi dengan banyak harapan, impian dan keinginan masing-masing, yang mungkin berlainan.
Berpasangan itu melelahkan.
Karena kau harus menghabiskan tenaga untuk bersabar, berkompromi , membuang ego, memaafkan kesalahan, mengingatkan, dan melakukan hal-hal tersebut berkali-kali. Setiap hari. Lebih banyak dari yang kau bayangkan.
Benar, membuang ego itu teramat sulit. Karena kau mungkin harus melakukan hal-hal yang jarang kau lakukan atau belum bisa kau pahami, hanya untuk menjaga perasaannya, hanya untuk menyenangkannya, hanya untuk melihat ia merasa senang, merasa dihargai, merasa disayangi, merasa dibutuhkan, merasa dinomor-satukan.
Manusia dan egonya adalah dua hal yang benar-benar menyebalkan. Dan dengan berpasangan, kau harus membuang egomu untuk memuaskan egonya. Dan tugasnya pula untuk mebuang egonya demi memuaskan egomu.
Tenang.
Seberapa sulit semua itu, kau tidak akan merasakan kelelahan. Karena ketika kau melkaukan itu semua didasari dengan rasa cinta yang banyak, didasari oleh keinginan yang besar untuk membahagiakan, bukankah semua itu seharusnya membahagiakan ?
Melihat orang yang kau sayangi bisa merasakan senang, merasa bahagia, merasa dihargai,merasa baik-baik saja setelah usaha kerasmu membuatnya merasakan hal itu semua. Bukankah itu seharusnya membahagiakan ?
Dan bila kau tidak mersakan hal seperti barusan, mungkin ada yang salah dengan cintamu. Mungkin cintamu tidak sebanyak yang kau kira , atau mungkin dia yang tidak cukup pantas untuk dicintai sebanyak yang kau rencakan dan dia inginkan
Berpasangan itu tentang berlomba-lomba membahagiakan satu sama lain. Meski sering kali ego datang dan menguasai, pada akhirnya kau harus sadar kalau berpasangan juga tentang memahami, tentang saling, tentang apapun yang membuat rumah yang kalian tempati berdua menjadi sebuah tempat yang menberi kenyamanan.
Bukankah itu seharusnya membahagiakan ?
Bukankah seharusnya itu membuatmu jadi lebih bersabar ?
Bukankah harusnya itu membuatmu menjadi yang lebih baik untuknya ?
Kalau hanya dengan membaca ini, lalu sebentar memikirkannya, membuatmu merasa lelah, mungkin cintamu tidak sebanyak yang kau kira, mungkin.


Komentar
Posting Komentar